Chapter 1: A Brilliant Plan Oktober 21, 2010
Posted by ezrandhika in Uncategorized.add a comment
kesempatan kali ini, aku mau sharing satu buku berjudul “”Uncovering the Mysteries of God”. Menurud aku buku yang bagus buat orang yang selalu penasaran tentang pencipta kita ![]()
dan post kali ini, gw cman mau share the first chapter of this book
“A Brilliant Plan – The Mystery of the God-Man”
Colossians 2:2
This book gives background about this world and the reality;
the first humans revolted against their Creator, igniting an explosion of global selfishness – also known as the S word – son. Ironically, with each new generation, the fallout from this blast becomes worse.
Humans have tried everything, but we keep coming up empty. We have searched within ourselves looking for a way to rewrite our sad story – but nothing works. We have searching for anything that might help make sense of our nonsensical existence. But once again, nothing seems can help us.
BUT, here’s where the mystery takes an unexpected turn.
The Creator didn’t wait around for his creation to cry out to Him about our problem, because He knows we’re too proud to do that. so He did something instead. he got personally involved in this thing before out first parents had the chance to sabotage humanity.
something could be means something humankind could never do for themselves. If humankind is to escape retribution, One of Us (Father, Spirit, and Son) must receive the punishment for sin in their place. One of Us must suffer for those on Earth. One of us must take on humanity.
And the core of the mystery is this: How could God become a man? How could we ever see the invisible God? How could a God dwells in unapproachable light and holiness get sweaty and dirty? How could a God who is supposed to be everywhere be confined to one body and one place at a time? How and why would a God who is continually worshiped by an inestimable number of angels give up that adoration for even one minute?
This book starts from rewind and rendezvous with a young Jewish girl named Mary.
(read Luke 1:25-27) when Mary encounters unexpected visitor who said that She is pregnant.
I guess Mary’s mind full of question about this things.
How could Mary be sinful but her baby be sinless? how could this baby be 100percent man and 100percent God?
BUT, what is the Mary’s answer?
“I am the Lord’s servant,” Mary answered. “May it be to me as you have said.” (Luke 1:38)
just like that! Mary puts her trust in God’s mysterious proposal to save mankind.
Like Mary, Joseph accepts his role, risking the same public scandal, shame, and ridicule.
Not that’s love … and faith
The mystery of God-Man is that He came to show us God and identify with our humanity. he was on mission and was determined to complete the rescue operation.
The goal of that mission, and the hardest part, was to deliver us from our captivity to sin.
the Son of God knew what sin had done to us. he had watched it from heaven. He had seen it up close for 33 years. But now he was about to experience it firsthand.
This meant the God-Man would have to suffer and suffer big. He would have to experience separation from God and the torment of His wrath That’s precisely what Jesus felt when he voluntarily laid down His life on the cross. During the crucifixion, God the Father unleashed unimaginable pain on the God-Man the same pain that was waiting for you after death. Jesus felt the full sting of sin.
mengerti? Coba bayangkan bagaimana rasanya ketika seseorang memiliki utang dalam jumlah yang sangat besar kepada kita. dan mereka enggak sanggup bayar apa yang seharusnya mereka bayar kepada kita. Dan bagaimana perasaan kita ketika (sebagai orang yang memberikan utang) ingin memaafkan orang yang berhutang tersebut, dan menghapus semua hutang kita?
Apakah “baiklah dengan ini aku menghapus segala hutang kamu!” apakah kamu yakin itu cukup untuk semua hutang dan kamu akan melupakannya?
Apakah “aku minta kamu dihukum cambuk 5 kali!” apakah kamu bisa merasakan uang kamu kembali dengan hukuman cambuk?
TAPI PENEBUSANNYA SEMPURNA
which is, our Creator mau menebus dosa kita/hutang kita dengan cara merasakan seperti apa dosa yang seharusnya kita pikul, dengan itu, our Creator mengerti betapa pedihnya, betapa sakitnya, betapa perihnya segala dosa yang dimilki oleh manusia, dan dengan itu, Our Creator bisa memaafkan kita dengan sempurna
Semoga berguna bagi kita, dan kita terus bertumbuh.
freewill or predestination ?!? April 3, 2010
Posted by ezrandhika in Uncategorized.2 comments
Sesuatu yang aku pelajari dari sebuah kesempatan FA yang indah dan luar biasa bersama Ricksen.
Awalnya adalah sesuatu yang menjadi pertanyaan banyak orang, sebenarnya hidup kita itu sudah menjadi takdir kita yang ditentukan oleh Tuhan kita (predestination) atau adalah sebuah kebebasan penuh dari makhluk ciptaanya untuk menentukan serta memilih jalan hidupnya masing-masing (freewill). So, mana yang bener?
Dalam kehidupan kita diberikan kebebasan untuk memilih, Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk menentukan apakah ingin percaya dan mengikuti Yesus ataukah kita menolak untuk percaya.
Inilah yang menjadi pertentangan, dimanakah kebenaran itu nyata?
Nyatanya adalah sebuah cara pandang yang berbeda, yaitu sebuah sisi berbeda dalam cara berpikir serta melihat sebuah kebenaran kehidupan. Inilah yang sekarang ingin aku sharingkan.
Adalah sebuah cara berpikir yang abstrak, yaitu berbeda dengan yang biasanya kita pikirkan. Disaat kita melihat seluruh peristiwa kehidupan kita, dari sejarah masa lalu sampai masa depan kita dalam sebuah garis panjang dengan timeline gabungan keseluruhan peristiwa tersebut. Tuhan Allah kita melihat segalanya dengan cara pandang yang berbeda. Keseluruhannya dalam sebuah titik kecil namun merepresentasikan segalanya.
Ketika dia mencipta, dia juga mengetahui segala yang terjadi dari awal pembentukan sampai pada akhir dari segalanya, termasuk KEBEBASAN kita dalam menentukan nasib kita sendiri dari kita lahir sampai pada akhir hidup kita. Tuhan tidak pernah memaksakan kehendakNya atas setiap manusia, namun Dia mengetahui setiap keputusan kita SAAT Dia mencipta, disinilah PREDESTINASI dinyatakan.
Layaknya seseorang yang sudah membaca script sebuah pertunjukkan drama srimulat-impromptu tentang sebuah kehidupan. Dimana drama tersebut dilakoni oleh pemeran pemerannya dengan kebebasannya masing-masing, namun seorang penonton tersebut sudah terlebih dahulu melihat script drama tersebut. Yang kemudian menonton ulang kembali secara langsung, itulah bagaimana Tuhan bertindak.
At the end, our life is full of freedom, yet our creator has already known about our life.
My First Blog Ever!?! April 1, 2010
Posted by ezrandhika in Uncategorized.add a comment
Yay.. entah kenapa dan bagaimana..
3 minggu sebelum final exam di tahun pertama yang kedua.. ahaha
gw jadi pengen nulis sebuah blog.
well, semoga ibunda ayahanda dan cicinda tercinta tidak mengetahui apa yang gw lakukan sekrang di waktu2 seperti ini.
Sebenernya tujuan gw nulis blog cuman supaya gw inget apa yang gw dapet dan yang gw terima, bisa gw catat dan nggak gw lupakan begitu saja ditengah kesibukkan gw sehari2. ahahaha LOL… disamping bisa membagikan apa yang bisa gw bagikan kepada semua orang
)
so, selamat menikmati, dan berbagi
bless u all..!
Hello world! Maret 31, 2010
Posted by ezrandhika in Uncategorized.2 comments
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!